MEMBANGUN PENDIDIKAN EKONOMI YANG LEBIH BAIK
Showing posts with label Makro ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Makro ekonomi. Show all posts

Friday, February 26, 2010

Ancaman Keynes terhadap Teori Ekonomi Klasik

Friday, February 26, 2010
Terdapat perbedaan di antara keyakinan ahli-ahli ekonomi klasik dengan kenyataan yang sebenarnya dalam perekonomian, yang kemudian mendorong Keynes untuk menelaah kembali kebenaran dari teori mereka. Kenyataan bahwa suatu perekonomian dapat mengalami pengangguran dan kemerosotan perekonomian yang sangat buruk menyebabkan orang menjadi ragu atas kebenaran teori ekonomi klasik yang berpendapat bahwa "Perekonomian selalu mencapai tingkat penggunaan tenaga penuh". Pada akhir tahun 1920-an, pada waktu perekonomian dunia mengalami kemunduran yang sangat serius, orang semakin meragukan kebenaran pendapat para ahli ekonomi klasik bahwa di dalam perekonomian tidak terdapat kekurangan permintaan. Sedangkan keadaan pada waktu itu ialah kemampuan faktor-faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa, jauh lebih besar daripada permintaan masyarakat. Dengan kata lain, kekurangan permintaan dalam perekonomian merupakan sumber daripada pengangguran dan kemunduran perekonomian.

Analisa-analisa yang dikemukakan oleh ahli-ahli ekonomi klasik tidak dapat memberikan penjelasan mengenai pengangguran yang disebabkan oleh kekurangan permintaan dapat terjadi. keyakinan mereka bahwa di dalam perekonomian akan selalu terdapat permintaan yang cukup besar, sehingga akan selalu menjamin terwujudnya tingkat pengangguran tenaga penuh, menyebabkan mereka mengabaikan analisa terhadap permintaan agregat dalam perekonomian. Mereka sama sekali tidak membuat analisa tentang faktor-faktor yang menentukan tingkat permintaan agregat yang dicapai dalam suatu perekonomian, dan akibat dari perubahan-perubahan dalam permintaan agregat kepada tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai dan kepada analisa mengenai masalah produksi, yaitu analisa mereka tentang cara-cara menggunakan faktor-faktor produksi yang terbatas jumlahnya itu dengan efisien.

Menyadari kelemahan-kelemahan dari analisa yang dilakukan oleh ahli ekonomi klasik merupakan dorongan bagi Keynes untuk melakukan suatu pendekatan baru di dalam menganalisa kegiatan-kegiatan ekonomi di masyarakat. di dalam usahanya ini, salah satu aspek yang penting dari analisanya adalah menunjukkan kelemahan-kelemahan daripada pandangan-pandangan para ahli ekonomi klasik. Keynes tidak menyetujui pandangan yang paling pokok dalam teori klasik, yaitu bahwa penggunaan tenaga penuh akan selalu tercipta dalam perekonomian. Ia berpendapat sebaliknya, yaitu "penggunaan tenaga penuh adalah hal yang sangat jarang terjadi, dan keadaan itu disebabkan karena kekurangan permintaan agregat dalam perekonomian". 

Perbedaan pendapat yang sangat mencolok di antara Keynes dan para ahli ekonomi klasik ini bersumber pada pendapat mereka mengenai:
  • Faktor-faktor yang menentukan tingkat tabungan dan tingkat investasi dalam perekonomian.
  • Sifat-sifat perkaitan diantara tingkat upah dengan penggunaan tenaga kerja oleh para pengusaha. 
selengkapnya...

1 comments

Thursday, February 11, 2010

Masalah-Masalah dan Analisa Ekonomi

Thursday, February 11, 2010
ENAM MASALAH POKOK DALAM SETIAP PEREKONOMIAN
Dalam ilmu ekonomi ada beberapa masalah pokok yang harus dipelajari untuk memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai corak dari berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat.
masalah-masaalah ekonomi tersebut adalah:
  1. Apakah jenis barang dan jasa yang harus diproduksikan?
  2. Bagaimanakah teknik dan gabungan faktor-faktor produksi yang harus digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa tersebut?
  3. Bagaimanakah pendapatan masyarakat didistribusikan di antara faktor-faktor produksi, dan bagaimana distribusi itu harus diperbaiki agar kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan mencapai taraf yang maksimal?
  4. Apakah penggunaan faktor-faktor produksi sudah mencapai efisiensi yang tinggi?kalau belum, bagaimana caranya mengefisiensi yang lebih tinggi?
  5. Mengapa selalu timbul masalah kenaikan harga-harga dan bagaimanakah masalah itu diatasi?
  6. Bagaimanakah usaha yang harus dijalankan agar dari satu masa ke masa lainnya faktor-faktor produksi tetap ada digunakan secara efisien?
Menentukan Teknik Produksi Untuk menghasilkan suatu barang biasanya ada beberapa cara yang dapat digunakan, dalam teori dapat dikatakan bahwa produksi akan dapat mencapai jumlah yang lebih besar apabila dipakai teknologi yang lebih modern. akan tetapi pada kenyatannya adakalanya pemakaian teknik produksi yang tinggi tidak selalu merupakan cara yang paling efisien di dalam usaha memproduksikan suatu barang. Keadaan di mana pemerintah yang wujud dalam masyarakat adalah jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan kemampuan minimal dari suatu peralatan industri modern yang berlaku di masyarakat. Corak tenaga kerja juga dapat mempengaruhi susunan penggunaan faktor-faktor produksi yang tersedia. di negara-negara miskin, di mana pada umumnya luas tanah yang dimiliki oleh para petani tidak terlalu lebar dan para tenaga kerja mudah diperoleh, penggunaan mesin yang sangat modern seperti di negara-negara maju tidak akan selalu menyebabkan proses produksi yang lebih efisien. Faktor penting lainnya yang menentukan teknik produksi yang akan digunakan adalah tingkat teknologi yang dicapai oleh negara tersebut. Tingkat teknologi di dalam suatu negara tergantung kepada (1) sampai di mana modernnya alat-alat modal yang digunakan dan (2) tingkat efisiensi tenaga kerja yang tersedia dalam masyarakat itu. Di negara miskin, ketidak mampuan mereka untuk mencapai tingkat produksi yang tinggi terutama disebabkan oleh karena tingkat kemahiran tenaga kerja dan produktifitas alat-alat modal yang rendah.
selengkapnya...

0 comments